Jakarta
Oleh Alfian Risfil pada hari Kamis, 07 Jan 2016 - 14:08:04 WIB
Bagikan Berita ini :

Pemprov DKI Akan Tindaklanjuti Saran dan Evaluasi Kemendagri

4tuty-kusumawati.jpg
Tuty Kusumawati (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menyerahkan hasil evaluasi RAPBD DKI 2016 kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI awal pekan lalu.

Banyaknya koreksi dari Kemendagri, membuat Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI harus bekerja keras untuk memperbaiki program dan anggaran yang dicoret.

Kepala Bappeda DKI, Tuty Kusumawati mengatakan, hingga kini pihaknya masih terus menelaah hasil evaluasi Kemendagri terhadap RAPBD 2016.

Namun, Tuty mengaku belum bisa menjelaskan secara lebih rinci program apa saja yang dianggap pemborosan, tidak tepat, double anggaran, dan kurang bermanfaat.

"Tim masih mempelajari. Saya pun juga belum lihat secara detail. Nanti pasti dibuka," kata Tuty di Gedung DPRD DKI, Jakarta, Kamis (7/1/2015).

Meski begitu, Tuty memastikan, Pemprov DKI akan menindaklanjuti semua saran dan evaluasi dari Kemendagri dengan sebaik-baiknya.

Sebab, menurutnya, evaluasi terhadap RAPBD memang merupakan kewenangan Kemendagri untuk menelaah dan mencoret program yang dinyatakan tidak sesuai atau pemborosan.

"Saya rasa objektif yang disampaikannya. Tunggu saja ya mas," ujar Tuty.

Saat disinggung mengenai pencoretan PMP, bansos, dan hibah oleh Kemendagri, Tuty terkesan menjawabnya dengan diplomatis.

"Itu bisa saja terjadi, tapi saya belum bisa memastikan kepastiannya. Pokoknya kami akan ikuti semua," jelas dia.

Tuty berjanji, bahwa Tim Penyusun Anggaran Daerah (TPAD) akan berusaha mempercepat pembahasan hasil evaluasi RAPBD DKI 2016.

Dia menyadari jika Pemprov DKI telat menyerahkan ke Kemendagri, dampaknya adalah pelaksanaan berbagai program Pemprov akan ikut bermasalah.

"Semoga saja cepat rampung," pungkasnya. (mnx)

tag: #apbd-2016  #dki-jakarta  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

INDONESIA DAN KEPEMIMPINAN DUNIA: DIMULAI DARI DALAM

Oleh Ariady Achmad
pada hari Minggu, 01 Mar 2026
Dunia hari ini sedang gelisah. Konflik geopolitik meningkat, ketegangan energi mengguncang ekonomi global, dan rivalitas kekuatan besar semakin terbuka. Dalam situasi seperti ini, banyak yang ...
Jakarta

Tujuh Indikator Pelemahan Ekonomi dan Tantangan Pertumbuhan.

Situasi perekonomian Indonesia saat ini menunjukkan berbagai tanda pelemahan yang menghambat pertumbuhan ekonomi. Setidaknya terdapat tujuh indikator utama yang menggambarkan kondisi ini: 1. ...