Jakarta
Oleh Mandra Pradipta pada hari Kamis, 31 Mar 2016 - 13:18:58 WIB
Bagikan Berita ini :

Kamar di Rusun Muara Angke Disewakan, Warga Sunda Kelapa Bisa Enggak Kebagian

96ilustrasi-rusun.jpg
Ilustrasi Rumuh Susun (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BAP) alias Ahok mengaku dalam waktu dekat ini pihaknya akan mengecek kapasitas Rusun Muara Angke terkait pemindahan warga bantaran perairan Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta Utara.

Pasalnya, tersiar kabar kalau ada oknum yang menyewakan kamar Rusun Muara Angke diluar masyarakat KTP bantaran Sunda Kelapa. Padahal, diperkirakan ada 1000 warga bantaran Sunda Kelapa yang belum menempati Rusun Muara Angke.

"Kenapa kita selalu berani mendorong, karena rata-rata mereka itu nyewain. Jadi yang ribut biasanya tuan tanah, punya 10-20 pintu dia sewain. Begitu kita minta, dia alamat sana, permainan terlalu banyak," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta, Kamis (31/3/2016).

Oleh karenanya, mantan Bupati Belitung Timur ini akan melarang KTP baru yang masuk ke pemukiman bantaran perairan Sunda Kelapa. Lantaran, itu merupakan modus baru bagi orang luar KTP daerah tersebut untuk mendapatkan Rusun Muara Angke.

"Jadi KTP Jakarta alamatnya bukan disitu, jadi cek lagi, main lagi dengan oknum perumahan. Sekarang kita kunci. Kalau daerah mau ditertibkan, enggak boleh ada KTP baru masuk," tandasnya. (mnx)

tag: #ahok  #balai-kota  #dki-jakarta  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

INDONESIA DAN KEPEMIMPINAN DUNIA: DIMULAI DARI DALAM

Oleh Ariady Achmad
pada hari Minggu, 01 Mar 2026
Dunia hari ini sedang gelisah. Konflik geopolitik meningkat, ketegangan energi mengguncang ekonomi global, dan rivalitas kekuatan besar semakin terbuka. Dalam situasi seperti ini, banyak yang ...
Jakarta

Tujuh Indikator Pelemahan Ekonomi dan Tantangan Pertumbuhan.

Situasi perekonomian Indonesia saat ini menunjukkan berbagai tanda pelemahan yang menghambat pertumbuhan ekonomi. Setidaknya terdapat tujuh indikator utama yang menggambarkan kondisi ini: 1. ...