Jakarta
Oleh Bara Ilyasa pada hari Sabtu, 02 Apr 2016 - 15:40:35 WIB
Bagikan Berita ini :

Jika Dipilih Rakyat, Tak Pantas Ahok Senang Disebut Gubernur Podomoro

6871ahok.jpg
Ahok (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (BAP) menyatakan dirinya tidak masalah jika disebut sebagai Gubernur Podomoro. Pernyataan itu dikritik oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta Muhammad Isnur. Menurutnya, pernyataan itu tidaklah etis.

"Secara etika seharusnya Ahok itu gubernur masyarakat, karena dia dipilih oleh rakyat, sehingga segala tindak tanduknya itu harus berdasarka kepentingan rakyat dan melindungi rakyat," ujar Isnur di kantor YLBHI, Jakarta, Sabtu (2/4/2016).

MenurutIsnur, sebagai gubernur, Ahok seharusnya tidak menjadi bapak perusahaan yang hanya melayani kepentingan-kepentingan pemilik modal. Sehingga mengeyampingkan kepentingan rakyat.

"Seharusnya gubernur itu bapaknya rakyat bukan bapaknya coorporate" tegasnya.

Seperti diketahui, selama memimpin Ibu Kota, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sering memanfaatkan biaya pihak swasta untuk merealisasikan program, mulai dari program corporate social responsibility (CSR) hingga kewajiban tambahan pengembang.

Agung Podomoro disebut-sebut memiliki kedekatan khusus dengan Ahok. Bahkan, Ahok tak masalah jika dirinya disebut Gubernur Agung Podomoro.

Pengembang tersebut membangun rusun, ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA), jalan layang non-tol Pluit, gedung parkir Polda Metro Jaya, hingga reklamasi Pulau G oleh anak usaha Agung Podomoro, PT Muara Wisesa Samudera (MWS).

Izin pelaksanaan reklamasi Pulau G berdasar Keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 2238 Tahun 2014 tertanggal 23 Desember 2014 tentang Pemberian Izin Pelaksanaan Reklamasi Pulau G kepada PT Muara Wisesa Samudera.

"Saya sampai dibilang Gubernur Agung Podomoro, karena sedikit-sedikit Agung Podomoro. Mau gimana lagi? Saya sudah kenal dekat dengan Agung Podomoro sejak dulu, makanya gampang minta bantuan," kata Ahok. (iy)

tag: #agung-podomoro  #ahok  #proyek-reklamasi-jakarta  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI 2025 AHMAD NAJIB Q
advertisement
DOMPET DHUAFA RAMADHAN PALESTIN
advertisement
IDUL FITRI 2025 WACHID
advertisement
IDUL FITRI 2025 HEKAL
advertisement
IDUL FITRI 2025 HERMAN KHAERON
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Tujuh Indikator Pelemahan Ekonomi dan Tantangan Pertumbuhan.

Oleh Tim Teropong Senayan
pada hari Sabtu, 05 Apr 2025
Situasi perekonomian Indonesia saat ini menunjukkan berbagai tanda pelemahan yang menghambat pertumbuhan ekonomi. Setidaknya terdapat tujuh indikator utama yang menggambarkan kondisi ini: 1. ...
Jakarta

Rupiah Terus Melemah: Apa yang Bisa Dilakukan?

Jakarta, 25 Maret 2025-Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali mengalami tekanan signifikan. Hari ini, rupiah telah mencapai Rp16.549 per dolar AS, bahkan sempat menyentuh Rp16.639 di pasar ...