Jakarta
Oleh Diyah Kusumawardhani pada hari Jumat, 02 Okt 2015 - 12:21:04 WIB
Bagikan Berita ini :

Diprediksi Jadi Tersangka, Ahok: Jangan Berasumsi Dong

27ahok_santaiiii.jpg
Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) tak ambil pusing atas ocehan Wakil Ketua DPRD DKI Muhammad Taufik, yang memprediksi Ahok akan dijadikan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus lahan Rumah Sakit Sumber Waras.

Ahok mengatakan, apa yang disebutkan Taufik tetap harus dibuktikan oleh hukum.

"Jangan mengasumsi seperti itu dong," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2015) lalu.

Namun, pimpinan KPK Indriyanto Seno Adji membantahnya Ahok akan dijadikan tersangka pada bulan Oktober ini.

"Sampai saat ini, tidak benar terkait statement Taufik," kata Indriyanto, Kamis (1/10/2015) kemarin.

Menurut Indriyanto, sampai saat ini KPK masih menunggu hasil audit Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) terkait dana yang dipakai untuk pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras.

"Karena KPK masih tunggu dan tergantung pemeriksaan audit investigasi BPK terhadap RSSW," kata Indriyanto.

Untuk diketahui, sebelumnya Taufik menyebutkan bahwa Ahok akan menjadi tersangka kasus korupsi. Menurut Taufik, pekan depan, BPK akan menyerahkan berkas investigasi pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras ke KPK.

BPK menilai pembelian lahan Rumah Sakit Sumber Waras menimbulkan kerugian negara sekitar Rp 484 miliar. Kerugian tersebut karena perbedaan harga tanah. Pemerintah membeli tanah seharga Rp 20 juta per meter persegi sesuai dengan nilai pajak lahan di Jalan Kyai Tapa. Menurut BPK, pemerintah seharusnya dapat menghemat dengan membeli tanah seharga Rp 7 juta sesuai dengan nilai jual obyek pajak lahan di Jalan Tomang Utara, karena RS Sumber Waras berada di pertemuan dua jalan tersebut. (mnx)

tag: #rs sumber waras  #ahok  #kpk  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

INDONESIA DAN KEPEMIMPINAN DUNIA: DIMULAI DARI DALAM

Oleh Ariady Achmad
pada hari Minggu, 01 Mar 2026
Dunia hari ini sedang gelisah. Konflik geopolitik meningkat, ketegangan energi mengguncang ekonomi global, dan rivalitas kekuatan besar semakin terbuka. Dalam situasi seperti ini, banyak yang ...
Jakarta

Tujuh Indikator Pelemahan Ekonomi dan Tantangan Pertumbuhan.

Situasi perekonomian Indonesia saat ini menunjukkan berbagai tanda pelemahan yang menghambat pertumbuhan ekonomi. Setidaknya terdapat tujuh indikator utama yang menggambarkan kondisi ini: 1. ...