Jakarta
Oleh Sahlan Ake pada hari Sabtu, 29 Agu 2015 - 17:15:22 WIB
Bagikan Berita ini :

Mantan Panglima TNI Dukung Kasus Taman BMW dan RS Sumber Waras Diungkap

74djoko_santoso.jpg
Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Djoko Santoso (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Djoko Santoso mendukung dibongkarnya kasus dugaan korupsi lahan RS Sumber Waras dan Taman BMW yang dilakukan oleh dilingkungan Pemprov DKI Jakarta.

"Jadi Pak Prijanto (mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta) saya dukung hari ini (membongkar kasus tanah RS Sumber Waras dan Taman BMW)," kata Djoko di rumah makan Nelayan, Ancol, Jakarta, Sabtu (29/8/2015).

Djoko juga mengapresiasi diskusi yang dilakukan oleh Institut Ekonomi Politik Soekarno-Hatta (IEPSH). Menurutnya hal ini bagus untuk kepentingan rakyat dan mengungkap kebenaran.

"Yang pertama saya apresiasi semua pihak yang hadir di Mahkamah Intelektual, ini bisa sebagai sebuah tradisi masyarakat," katanya.

Dirinya mengatakan apa yang dilakukan oleh mantan Gubernur DKI Jakarta Prijanto, bukan karena dirinya tidak mendapatkan jatah kursi dalam pemerintahan.

"Prijanto mengambil langkah ini bukan tidak mendapat jatah. Berkali-kali saya dihadapkan dengan masalah seperti ini. Pada waktu mundur jadi Wagub bilang ke saya dirinya mau mundur. Jadi saya tahu sekali apa yang dilakukan oleh Prijanto karena untuk kebenaran," katanya.

Djoko yakin sesuatu hal jika di jalan yang benar, pasti akan mendapatkan kemudahan untuk penyelesaian masalah ini.

"Kalau kita di jalan yang benar, untuk akhirat, janji Tuhan pasti menang," tandasnya. (mnx)

tag: #mahkamah intelektual  #kasus lahan rs sumber waras  #kasus taman bmw  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...